Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor Mengadakan Webinar Kebahasaan

 


Penulis: Putri Patwa Aulia | Editor : Dian Rohmansah 

Bogor-(Jejak Pers) Webinar Kebahasaan Nasional telah dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor pada tanggal 5 Februari 2022 melalui aplikasi zoom meeting. Webinar ini bertemakan "Pembinaan Bahasa Indonesia dan Membentuk Karakter Bangsa". 

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan tentang kebahasaan terlebih khususnya bagi para calon sarjana  bahasa. "Kegiatan ini merupakan pengabdian pada masyarakat untuk sama-sama mempelajari tentang ilmu kebahasaan, serta kegiatan ini untuk memberikan edukasi tentang bahasa Indonesia dari berbagai sudut pandang", ujar Yulia Adiningsih,M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor. 

Dr. H. Edy Sukardi,M.Pd. selaku ketua STKIP Muhammadiyah Bogor juga ikut serta dan berperan sebagai Keynot Speech pada acara ini, beliau sedikit menjelaskan fungsi dan kegunaan bahasa. Beliau mengatakan "Bahasa bisa manjadi pembentukan karakter, bahasa menunjukkan bangsa, cara kita menggunakan bahasa adalah menunjukkan siapa diri kita", ujarnya saat di sesi pertama. 

Pemateri pada Webinar ini berjumlah enam orang, empat orang dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor, satu orang dari Universitas Pendidikan Muhammadiyaah Sorong, dan satu orang dari Universitas Bengkulu. 

Webinar ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama dilaksanakan pada pukul 09.00-12.00 WIB sedangkan sesi dua dilaksanakan pada pukul 13.00-16.00 WIB. Pemateri juga dibagi menjadi dua, tiga orang pemateri untuk sesi pertama dan tiga orang pemateri untuk sesi dua. Pemateri sesi pertama adalah Teguh Yuliandri Putra,S.Pd.M.Pd., yang merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dari Universitas Pendidikan Muhammadiyaah Sorong dan beliau membawakan materi yang berjudul "Pembinaan dan Perlindungan Eksistensi Bahasa Indonesia" .  

Pemateri ke 2 di sesi pertama yaitu Nina.M.Pd. yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, beliau memaparkan materi tentang Morfofonemik. Dan di akhir-akhir penyampaian materi beliau menawarkan satu buah buku karyanya bagi siapa yang dapat menjawab tiga pertanyaan yang benar dan paling cepat. 

Pemateri selanjutnya di sesi pertama adalah Yulia Adiningsih,M.Pd. yang merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor, beliau menyampaikan materi tentang bahasa gaul atau bahasa slank mulai dari pengertian hingga solusi untuk mengatasi bahasa gaul. Beliau juga menawarkan sebuah hadiah bagi siapa yang dapat menjawab pertanyaannya. 

Pemateri selanjutnya yaitu di sesi dua yang juga berjumlah tiga orang, yaitu diantaranya yang pertama Fika Youpika,S.Pd.,M.Pd. merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Bengkulu, beliau memaparkan materi yang berjudul "Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Upaya Pembinaan Bahasa Indonesia". Pemateri ke dua di sesi dua yaitu Rina Nuryani,M.Pd. yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor beliau menjelaskan tentang "Pembinaan Bahasa Indonesia". Pemateri yang terakhir di sesi ke dua yaitu Sofiatin,M.Pd. yang juga merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor beliau menjelaskan materi tentang pembinaan bahasa Indonesia dengan jurnalistik, dan juga memartabatkan bahasa Indonesia dengan jurnalistik. 

Moderator pada sesi pertama ini yaitu Manarul Hidayah yang merupakan mahasiswa semester 7 STKIP Muhammadiyah Bogor, sedangkan untuk sesi dua yaitu Yogi Permana Putra yang juga merupakan mahasiswa semester 7 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Bogor. 

Peserta kegiatan ini cukup banyak, tidak hanya dari STKIP Muhammadiyah Bogor saja melainkan ada juga yang berasal dari universitas lain di Indonesia,  seperti Universitas Bengkulu dan beberapa orang dari Sorong. Namun, dalam kegiatan ini jumlah peserta sesi satu lebih banyak daripada jumlah di sesi dua. Sesi satu berjumlah lebih kurang 142 orang, sedangkan di sesi dua sekitar lebih kurang berjumlah 96 orang, dan beberapa orang juga hanya bisa menyaksikan melalui siaran langsung di YouTube. (PPA)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demi Menjalankan Silaturahmi STKIP Muhammadiyah Bogor Mengadakan Tarhib untuk Seluruh Ormawa

Tak biasa-biasa

Himadikasida Menggelar Kajian Bahasa Mengenai Bahasa Serapan Asing Dalam Penulisan Sehari-hari